SD ISLAM SULTAN AGUNG 3

Sejarah Lembaga

Sejarah mencatat, pasukan NICA Belanda kembali menduduki kota Semarang (1947), mereka mengeluarkan Ordonantie Huis Scholen yang intinya membatasi sekolah milik rakyat Indonesia hanya boleh menerima 10 orang murid, tujuannya agar semua anak Indonesia menjadi murid sekolah NICA. Ternyata sebagian besar rakyat Indonesia menolak Sekolah yang didirikan oleh NICA Belanda. Lalu akan belajar di mana anak-anak bangsa ini? Dalam situasi seperti ini, beberapa tokoh muslim di Semarang, antara lain Kyai Tojib Thohari, Ustadz Abubakar Assegaf, R. Soerjadi, H. Chamiem dan Ustadz Md. Tahir Nuri merasa terpanggil untuk mengambil peran dengan menggagas ide pendirian sekolah guna menampung anak-anak bangsa yang menolak sistem dan lembaga pendidikan penjajah. Hanya bermodalkan rumah dan bangku sekolah pinjaman (masing-masing dari Haji Chaeron dan organisasi Muhammadiyah) maka pada tahun 1947, para tokoh muslim tersebut berhasil mendirikan “Sekolah Rakyat Islam (SRI) Al Falah” di sebuah gang di Kampung Mustaram Kauman Semarang.

Pada tahun 1952 YBW menerima tanah wakaf di Gang Suromenggalan no. 62 dari Syarifah Maryam binti Ahmad Al Juffrie, Ali bin Ahmad Al Juffrie dan Syarifah Fatimah binti Ahmad Al Juffrie. Selain itu YBW juga telah menerima bantuan uang sebesar Rp. 50.000 dari Dana Bantuan Islam di Jakarta melalui H. A. Ghaffar lsmail (selaku Sekretaris Jendral). Dua tahun kemudian yaitu tahun 1954, di atas tanah wakaf Suromenggalan itu didirikan bangunan 2 lantai sebagai sekolah badan wakaf.

Kemudian dalam perjalanannya Sekolah Badan Wakaf Sultan Agung berganti nama menjadi Sekolah Islam Sultan Agung pada tahun 2001. Perubahan nama ini menandai komitmen yayasan untuk menekankan pendidikan Islam dalam semua jenjang pendidikan yang dinaunginya. Perubahan ini merupakan bagian dari visi YBWSA untuk mendidik generasi yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dengan keimanan dan ketakwaan (imtak) sejak usia dini. YBWSA menaungi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga SMA, dengan tujuan mencetak generasi yang berakhlak mulia, berilmu, dan bertanggung jawab.

Salah satu sekolah di bawah YBWSA adalah SD Islam Sultan Agung 3. SD Islam Sultan Agung 3 sejak berdirinya bersama SD Islam Sultan Agung 1 bertempat di Jl. Suromenggalan, kemudian pada pertengahan tahun 2024, YBWSA mulai melebarkan sayapnya untuk membangun SD di daerah Wanamukti, tepatnya di Jl. Perum Wanamukti Kel. Sambiroto, Kec. Tembalang. Daerah Wanamukti dipilih sebagai lokasi SD karena sudah ada TK Islam Sula 2 disana, sehingga lulusan dari TK Sula 2 dapat langsung melanjutkan di SD Sultan Agung 3, alasan berikutnya karena animo masyarakat yang menghendaki adanya SD Islam berkualitas di daerah sana, karena di daerah Wanamukti belum banyak Sekolah Islam yang modern dan berkualitas. Pada bulan Juli 2025 SD Islam Sultan Agung 3 di Wanamukti sudah mulai beroperasi dengan menerima  5 rombel siswa kelas 1 dengan total siswa 118. Sedangkan siswa lama kelas 2-6 masih bergabung di SD Islam Sultan Agung 1 di Kauman.

Berikut data SD Islam Sultan Agung 3

  1. Data siswa

SDI Sula 3 Wanamukti           : 118

SDI Sula 3 kauman kelas 2-6 : 115

Total                                       : 233

  • Data Guru/karyawan

Kepala Sekolah                       : 1

SDI Sula 3 Wanamukti          : 11

SDI Sula 3 Kauman                : 11

Bag. Administrasi                  : 2

Satpam dan penjaga                : 2

Cleaning Servis                      : 6

  • Kegiatan Ekstra kurikuler

Di SDI Sula 3 Wanamukti:

  • Menggambar
  • Tari
  • Basket
  • Taekwondo

Di SDI Sula 3 Kauman:

  • Futsal
  • Tari
  • Taekwondo
  • Silat
  • Tilawah
  • English Club
  • Rebana
  • Drumband
  • Pramuka
Address

Jl. Perum Bumi Wanamukti Blok N 2.15, Sambiroto, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50276

Whatsapp

+62 895-3256-90167
( Pak Muhammad Nur, S.Pd., Gr. )